Snippet
Tampilkan postingan dengan label Tips Dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Dan Trik. Tampilkan semua postingan
Hukum yang Mana? 

Pada 29 Juli 2002 Pemerintah Republik Indonesia mengumumkan dengan resmi Undang-undang Hak Cipta yang baru, No. 19 Tahun 2002 yang mengandung amandemen yang diperlukan untuk membawa UU Hak Cipta Indonesia sejalan dengan persyaratan Internasional sebagai konsekuensi dari partisipasi Indonesia di Konvensi Internasional Hak Kekayaan Intelektual (sebagai anggota WIPO – World Intellectual Property Rights – Hak Kekayaan Intelektual Dunia) dan perjanjian perdagangan Internasional seperti WTO (World Trade Organization – Organisasi Perdagangan Dunia), TRIPs (Trade Related Aspects of Intellectual Property Rights – Aspek-aspek HKI yang Terkait dengan Perdagangan), Konvensi Berne dan WCT (WIPO Copyright Treaty – Pakta Hak Cipta WIPO). 

UU baru No. 19 Tahun 2002 akan berlaku efektif pada tanggal 29 Juli 2003. 

UU No. 12 Tahun 1997 dan UU No. 19 Tahun 2002 yang telah ada selama ini melindungi hak cipta program komputer/piranti lunak, buku petunjuk/manual dan buku-buku terkait. Sedangkan UU yang baru mengandung klausa yang secara spesifik menyebutkan bahwa penggunaan piranti lunak ilegal untuk tujuan komersil adalah tindak pidana (Pasal 72 Paragraf 3) yang dapat dihukum penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda maksimal Rp 500.000.000,-.


Apa Hukuman bagi Pelanggaran UU Hak Cipta? 

Jika anda ataupun perusahaan anda melanggar hak cipta pihak lain, anda maupun perusahaan dapat dikenakan sangsi dalam bentuk tuntutan pidana dan/atau perdata. Jika anda atau perusahaan secara sengaja dan tanpa hak memproduksi, menduplikasi, menerbitkan, menyiarkan, memperdagangkan/ mengedarkan atau menjual ciptaan yang mengandung hak cipta milik pihak lain tanpa persetujuan maupun ijin dari pemilik hak cipta tersebut (contoh: produk-produk bajakan), maka anda telah melakukan kejahatan pidana berat (felony) dan jika terbukti bersalah, berdasarkan UU yang berlaku akan dikenakan hukuman sebagai berikut: 

(a) Penjara minimal 1 (satu) bulan dan/atau denda minimal Rp. 1.000.000,- atau maksimal 7 (tujuh) tahun penjara dan/atau denda maksimal Rp 5.000.000.000,-. Jika anda, tanpa ijin dari pencipta atau pemegang hak cipta, menerbitkan atau menduplikasi suatu ciptaan ataupun memberikan ijin untuk melakukannya;

(b) Penjara maksimal 5 (lima) tahun dan/atau denda maksimal Rp 500.000.000,- jika siapa saja, tanpa ijin dari pencipta atau pemegang hak cipta, menyiarkan, memamerkan, mendistribusikan atau menjual suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran hak cipta. 

UU Hak Cipta yang baru secara spesifik memuat masalah “Pembajakan oleh Pengguna” atau penggunaan ilegal piranti lunak dan program yang mengandung hak cipta di lingkungan komersil dan menggolongkan perbuatan tersebut ke dalam tindak pidana. Jika anda maupun perusahaan anda melanggar hak cipta pihak lain; jika anda maupun perusahaan secara sengaja dan tanpa hak menduplikasi atau meniru program komputer atau piranti lunak manapun untuk tujuan komersil, anda telah melakukan kejahatan pidana berat (felony) dan dapat dihukum penjara maksimal 5 tahun dan/atau denda Rp 500.000.000,-.

Sebagai tambahan, UU No. 12 Tahun 1998 dan UU No. 19 Tahun 2002 kedua-duanya menetapkan bahwa anda dan/atau perusahaan anda dapat dikenakan gugatan perdata dari pemegang/pemilik hak cipta, yang dapat meminta ganti rugi atau meminta pengadilan menyita produk-produk bajakan tersebut untuk menghentikan berlanjutnya pelanggaran.

DANANG PRIHONO (11110654)
Etika yang berlaku di internet, disingkat netiket (internet etiquette), kini makin sering diabaikan. User internet bertambah secara sporadis, instan, tanpa melalui suatu pengantar bagaimana beretika di dunia maya. Sama dengan dunia nyata, dunia maya pun punya etika, lho. Dengan etika ini kita bisa memahami bagaimana saling menghormati sesama user, saling menghargai, saling berbagi, dan seterusnya. Netiket ini juga dapat menghindarkan kita dari problem yang bisa muncul gegara kita salah gaul di dunia maya.


Apa saja Netiket secara umum?

1. Ejaan Yang Benar
Komunikasi kita di internet mayoritas adalah komunikasi tertulis. Maka usahakan jangan banyak typo alias salah ketik atau salah ejaan, agar user lain mudah menangkap maksud kita.

2. Hindari Capslok
Capslok atau huruf kapital untuk mengetik semua huruf sangat tidak nyaman dibaca, dan menyimbolkan bahwa kita sedang marah. Capslok pada komunkasi tertulis sama saja dengan membentak atau berteriak. Maka hindarilah.

3. Katakan Yang Sebenarnya
Berbohong di dunia maya itu bisa fatal akibatnya. Sebab informasi yang kita ketik dan kirim ke email atau posting di web akan tersimpan. Jika kelak kita mengatakan hal yang berbeda atau tidak sesuai dengan yang sebenarnya, maka ada bukti sahih bahwa kita berbohong. Sebaiknya jangan berbohong, tapi juga tidak perlu mengumbar semua hal.

4. Jadilah Dirimu Sendiri
Tidak perlu memalsukan identitas dengan mengaku sebagai orang lain. Ini akan merugikan diri sendiri. Jadilah dirimu sendiri, tanpa perlu membuka semua informasi pribadimu.

5. Jangan Memulai Masalah
Saat di social media, milis, atau forum terbuka lain, janganlah memulai masalah dengan memosting ancaman, memulai perdebatan yang memancing emosi, memosting informasi kontroversial yang hanya akan membuat user lain kesal, marah, bahkan memperkarakannya secara hukum.

6. Jangan Kirim Spam
Spam ini iklan secara terus menerus, memposting link, atau bahkan mengirim virus, serta data tidak penting lain. Kamu bisa di-banned atau ”report as spam”.

7. Konservatiflah
Saat mengirim email, lebih baik kita tetap bersikap formal dan konservatif. Ini jauh lebih baik daripada menulis pesan dengan gaya alay atau sok gaul, apalagi dengan huruf yang dibolak-balik, penuh singkatan. Sebab hanya akan membingungkan pembacanya, dan menurunkan citra dirimu.

8. Jangan Kirim Email Tengah Malam
Hormatilah user lain, sebab mengirim email itu sama dengan menelepon. Tentu kamu tidak suka kan jika tengah malam diganggu dering telepon atau notifikasi tanda email masuk? Kesannya tidak menghormati privasi orang.

9. Berbelanja Di Situs Yang Aman
Jika berminat melakukan e-shopping, yakinkan bahwa situs yang bersangkutan cukup aman. Setidaknya penjualnya bisa dipercaya. Sebab di situ kamu akan membagi informasi pribadi yang cukup penting, seperti nomor rekening dan nomor ponsel, bahkan alamat rumah.

10. Bersikap Bijak
Cobalah untuk bersikap sebijak mungkin, dalam mengunggah profil diri, berbagi informasi, dan bersikap kepada sesama user internet. Pahami apa yang kira-kira layak atau tidak. Jangan terburu emosi saat kita memosting sesuatu. Tidak perlu terburu-buru dalam memutuskan apa yang layak di-share atau tidak.

DANANG PRIHONO (11110654)
Cheat Ujian Mandiri (Ujian Lokal & Ujian Utama) Full
Sistem Informasi - Universitas Gunadarma


Password RAR, request via Direct Message (Twitter) @danprihono!!!

Keterangan:

1. Tugas Director
• Mengkoordinasikan dan mengendalikan kegiatan-kegiatan dibidang administrasi keuangan, kepegawaian dan kesekretariatan.
• Mengkoordinasikan dan mengendalikan kegiatan pengadaan dan peralatan perlengkapan.
• Merencanakan dan mengembangkan sumber-sumber pendapatan serta pembelanjaan dan kekayaan perusahaan.
• Mengendalikan uang pendapatan, hasil penagihan rekening penggunaan air dari langganan.
• Menawarkan visi dan imajinasi di tingkat tertinggi.
• Memimpin rapat umum, dalam hal: untuk memastikan pelaksanaan tata-tertib; keadilan dan kesempatan bagi semua untuk berkontribusi secara tepat; menyesuaikan alokasi waktu per item masalah; menentukan urutan agenda; mengarahkan diskusi ke arah konsensus; menjelaskan dan menyimpulkan tindakan dan kebijakan.
• Bertindak sebagai perwakilan organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar.

2. Tugas Deputy Director
• Mengkoordinasi Manajer-manajer bidang dalam menjalankan fungsinya.
• Membantu direktur dalam pembinaan disiplin pegawai.
• Melaksanakan tugas-tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya dan diatas perintah atasan.

3. Tugas Marketing
• Menjual jasa perusahaan dengan menggunakan berbagai macam strategi, agar jasa yang di produksi dapat bersaing dengan jasa yang lainnya dan dapat diterima oleh konsumen sehingga nantinya jasa tersebut laku dijual dan mendatangkan keuntungan bagi perusahaan.

4. Tugas Designer
• Membuat gambar-gambar yang akan disisipkan kedalam website dengan menggunakan Photoshop dan sebagainya.
• Menata Layout untuk pemasangan Banner, Link, Animasi & sebagainya.
• Mengatur Konten Website sesuai dengan kategori & diintegrasikan dengan link navigasi.
• Membangun Website mulai dari halaman depan sampai akhir sesuai dengan struktur web yang dipilih.
• Melakukan uji coba setiap halaman & memeriksa kesalahan penulisan HTML, CSS, dsb.

5. Tugas Programer
• Membagi tugas pemrograman dengan memecah-mecah setiap unit pemrograman.
• Melakukan pengkodean terhadap setiap unit pemrograman tersebut.
• Memasukkan Data kedalam Database berikut dengan table-teblenya.
• Membuat script untuk mengakses Database & menghubungkan tabel-tabel dalam Database.
• Melakukan uji coba kinerja program pada setiap unit pemrograman.

4KA32
ANNISA NUR AZIZAH | 19110470
DANANG PRIHONO | 11110654
FITRIANI DEWI PERTIWI | 12110856
HANGGER HIDAYANTO | 13110111
JAMALUDIN | 13110711
PAMUJI WIDODO | 15110297
TRI SUTRISNO | 16110970
Soal UAS Graf & Analisis Algoritma

Soal UAS Grafik Komputer & Olah Citra

Soal UAS Pemrograman Berorientasi Objek

Soal UAS Sistem Basis Data 1

Soal UAS Sistem Berbasis Pengetahuan

Soal UAS Sistem Informasi Akuntansi

Soal UU Interaksi Manusia & Komputer
Soal UAS Sistem Terdistribusi

Soal UAS Konsep Sistem Informasi Lanjut

Soal UAS Bahasa Inggris Bisnis 1

Soal UAS Ananlisis Kinerja Sistem

Soal Ujian Utama Keamanan Komputer 

Soal Ujian Utama Sistem Penunjang Keputusan

Soal Ujian Utama Pengembangan Sistem Informasi
Ragam bentuk telematika yang di sajikan merupakan apilkasi yang sudah berkembang di berbagai sektor kehidupan sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi tumpang tindih. Semua kegiatan work and play dapat menggunakan teknologi telematika sebagai penunjang kinerja semua usaha di semua sektor kehidupan baik dalam sektor ekonomi, sosial dan budaya. Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dalri pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar jarah jauh (distance lesrning) dengan media internet berbasis web atau situs.

Kenyataan tersebut dapat dimungkinkan dengan adanya teknologi telematika, yang dapat menghubungkan guru dengan muridnya, dan mahasiswa dengan dosennya. Melihat hasil perolehan belajar berupa nilai secara online, mengecek jadwal kuliah, dan mengirim naskah tugas, dapat dilakukan. Peranan web kampus atau sekolagh termasuk cukup sentral dalam kegiatan pembelajaran ini. Selain itu, web bernuansa pendidikan non-institusi, perpustakaan online, dan interaksi dalam group, juga sangatlah mendukung. Selain murid atau mahasiswa, portal e-learning dapat diakses oleh siapapun yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.

Hampir seluruh kampus diIndonesia, dan beberapa Sekolah Menegah Atas (SMA), telah memiliki web. Di DKI Jakarta, proses perencanaan pembelajaran dan penilaian sudah melalui sarana internet yang dikenal sebagai Sistem Administrasi Sekolah (SAS) DKI, dan ratusan web yang menyediakan modul-modul belajar, bahan kuliah, dan hasil penelitian tersebar di dunia internet. Bentuk telematika lainnya masih banyak lagi, antara lain ada e-medicine, e-laboratory, e-technology, e-research, dan ribuan situs yang memberikan informasi sesuai bidangnya. Di luar berbasis web, telematika dapat berwujud hasil dari kerja satelit, contohnya ialah GPS (Global Position System), atau sejenisnya seperti GLONAS dan GALILEO, Google Earth, 3G, dan kini 4G, kompas digital, sitem navigasi digital untuk angkutan laut dan udara, serta teleconference.

Manfaat Telematika
Manfaat telematika bagi masyarakat antara lain; dunia pendidikan, asosiasi, para pengamat, industri itu sendiri. Manfaat internet dalam e Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi daam berbisnis dan memberikan kemudahan dalam diversifikasi kebutuhan. Manfaat internet dalam e Goverment bisa meningkatkan kinerja pemerintah dalam menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat. Dalam bidang kesehatan dan juga pendidikan secara nyata juga telah memberikan nilai tambah bagi masyarakat luas. Telematika cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian nasional. Ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi Internet, makaIndonesiatak ketinggalan dalam booming perdagangan elektronis / electronic commerce (e-commerce). Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan sektor-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi dunia, ITU, yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan terpenuhi, penambahan investasi di sektor telekomunikasi sebesar 1% akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%. Hipotesis ini telah terbukti kebenarannyadi Jepang,Korea,Kanada,Australia, negara-negara Eropa, Skandinavia, dan lainnya. Sebagai core bisnis industry, perdagangan, efisensi dan peningkatan daya saing perusahaan.

Dampak Negatif
Tindakan kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Contohnya, tindakan yang disebut carding, adalah cyber crime dengan cara mencuri data kartu kredit dari nasabah suatu bank, sehingga si pelaku carding (carder) dapat menggunakan data tersebut untuk keuntungan pribadi. Penyebaran virus atau malicious ware fraud atau penipuan yang menggunakan electronic mail sebagai alat penyebaran informasi bagi si penipu. Kejahatan Telematika sebagai Kejahatan Transnasional, Contoh kejahatan transnasional ini adalah human trafficking, penyelundupan orang, narkotika, atau teroris internasional. Kejahatan telematika merugikan individu,missal Lima orang hacker (penyusup) yang berada di Moskow telah mencuri sekitar 5400 data kartu kredit milik orang Rusia dan orang asing yang didapat dengan menyusup pada sistem komputer beberapa internet retailer. Kejahatan telematika merugikan perusahaan atau organisasi, Pada tahun 1995, Julio Cesar Ardita, seorang mahasiswa dari Argentina berhasil menyusup dan mengganti (cracking) data sistem yang ada di Fakultas Arts and Science Universitas Harvard.

Kejahatan telematika merugikan Negara, misalnya: Serangan yang paling merugikan adalah pengrusakan yang dilakukan olehhacker asing pada situs Kementrian keuanganRomaniapada tahun 1999, sehingga merugikan pemerintahRomaniamilyaran dollar. Serangan ini dilakukan dengan mengganti besaran kurs mata uangRomaniasehingga banyak pembayar pajak online yang terkecoh dengan data yang telah diganti tersebut.5 Hanya sayangnya, kejahatan ini tidak berlanjut ke pengadilan karena tidak adanya hukum yang mengatur kejahatan telematika yang bersifat transnasional.

MEDIA YANG DIGUNAKAN DALAM TELEMATIKA

Wi-fi
Wi-fi (atau Wi-fi,WiFi, Wifi, wifi) merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks-WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.

Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.

Computer Vision
Computer Vision berkaitan dengan teori untuk membangun sistem buatan yang memperoleh informasi dari gambar. Data gambar dapat mengambil banyak bentuk, seperti urutan video, dilihat dari beberapa kamera, atau multi-dimensi data dari scanner medis. Contoh aplikasi visi komputer mencakup sistem untuk :
- Pengendalian proses misalnya sebuah robot industri atau kendaraan otonom.
- Mendeteksi peristiwa misalnya, untuk pengawasan visual atau orang menghitung.
- Mengorganisir informasi misalnya, untuk pengindeksan database foto dan gambar.
- Modeling benda atau lingkungan misalnya, industri inspeksi, analisis gambar medis.
- Interaksi misalnya sebagai input ke perangkat untuk interaksi manusia komputer.
- Sub-domain computer vision termasuk adegan rekonstruksi, event detektion, pelacakan video, pengenalan obyek, learning, pengindeksan, gerak estimasi, dan gambar restorasi.

PERKEMBANGAN TELEMATIKA

Masa Pra-Satelit | Radio dan Telepon
Di periode pra satelit (sebelum tahun 1976), perkembangan teknologi komunikasi di Indonesiamasih terbatas pada bidang telepon dan radio. Radio Republik Indonesia (RRI) lahir dengan di dorong oleh kebutuhan yang mendesak akan adanya alat perjuangan di masa revolusi kemerdekaan tahun 1945, dengan menggunakan perangkat keras seadanya. Dalam situasi demikian ini para pendiri RRI melangsungkan pertemuan pada tanggal 11 September 1945 untuk merumuskan jati diri keberadaan RRI sebagai sarana komunikasi antara pemerintah dengan rakyat, dan antara rakyat dengan rakyat.

Sedangkan telepon pada masa itu tidak terlalu penting sehingga anggaran pemerintah untuk membangun telekomunikasipun masih kecil jumlahnya. Saat itu, telepon dikelola oleh PTT (Perusahaan Telepon dan Telegrap) saja. Sampai pergantian rezim dari Orla ke Orba di tahun 1965, RRI merupakan operator tunggal siaran radio di Indonesia. Setelah itu bermunculan radio – radio siaran swasta.Lima tahun kemudian muncul PP NO. 55 tahun 1970 yang mengatur tentang radio siaran non pemerintah.

Periode awal tahun 1960-an merupakan masa suram bagi pertelekomunikasianIndonesia, para ahli teknologi masih menggeluti teknologi sederhana dan “kuno”. Misalnya saja, PTT masih menggunakan sentral-sentral telepon yang manual, teknik radio High Frequency ataupun saluran kawat terbuka (Open Were Lines). Pada masa itu, banyak negara pemberi dana untukIndonesia– termasuk pendana untuk pengembangan telekomunikasi, menghentikan bantuannya. Hal itu karena semakin memburuknya situasi dan kondisi ekonomi dan politi diIndonesia.

Tercatat bahwa pada masa 1960-1967, hanya Jerman saja yang masih bersikap setia dan menaruh perhatian besar pada bidang telekomunikasi Indonesia, dan menyediakan dana walau di masa-masa sulit sekalipun. Ketika itu pengembangan telekomunikasi masih difokuskan pada pengadaan sentra telepon, baik untuk komunikasi lokal maupun jarak jauh, dan jaringan kabel. Indonesiasaat itu belum memiliki satelit. Sentral telepon beserta perlengkapan hubungan jarak jauh ini diperoleh dari Jerman. Pada saat itu, Indonesiahanya dapat membeli produk yang sama, dari perusahaan yang sama, yakni Perusahaan Jerman. Tidak ada pilihan lain bagi Indonesia.

Keleluasaan barulah bisa dirasakan setelah di tahun 1967/1968 mengalir pinjaman-pinjaman ke Indonesia, baik bilateral ataupun pinjaman multilateral dari Bank Dunia, melalui pinjaman yang disepakati IGGI. Akan tetapi, pada masa inipun inovasi dalam pemfungsian teknologi telekomunikasi masih belum berkembang dengan baik di negeri ini. Peda dasarnya kita memberi dan memakai perlengkapan seperti switches, cables, carries yang sudah lazim kita pakai sebelumnya.

Masa Satelit | Dampak Setelah Adanya Satelit Palapa
Dengan semakin bergantungnya Indonesiapada teknologi satelit, muncullah sejumlah perusahaan yang bergerak dalam produksi perlengkapan terkait, seperti RFC (milik Iskandar Alisjahbana), LEN (milik Kayatmo), PT. INTI. Setelah periode itu, aspek bisnis di dunia telekomunikasi mencuat. Inovasi lebih banyak terjadi pada penyediaan layanan, sementara pengembangan teknologi untuk komponen berkurang.

Pertumbuhan ekonomi yang pesat di tahun 1988 membuat kebutuhan telekomunikasi melonjak secara drastis. Untuk memenuhi kebutuhan telepon yang melonjak, disadari pemerintah perlunya perubahan regulasi, yang kemudian membuahkan UU no. 3 tahun 1989 tentang pengertian telekomunikasi yang diperluas hingga mencakup alat pengiriman data seperti facsimile dan telex, dan lain-lainnya.

Sebelum lahirnya UU ini, Telkom dan Indosat disebut sebagai badan penyelenggara telekomunikasi yang menyediakan seluruh jejaring dan layanan jasa. Dampak positif dari berlakunya UU tersebut adalah mulai masuknya pihak-pihak swasta dengan modal yang besar, walaupun dalam skala usaha yang terbatas. Mereka datang dengan membawa teknologi baru, tenaga ahli, manajemen yang baru. Ini semua kemudian menciptakan iklim usaha yang baru dalam penyelenggaraan telekomunikasi diIndonesia. Dengan terlibatnya pihak asing dalam pengadaan dana, teknologi dan menejemen, perkembangan teknologi telekomunikasi berkembang dengan pesat. Hal ini terjadi sekitar tahun 1990-an dan dampaknya terlihat mulai tahun 1991 khususnya terlihat jelas bahwa jangkauan telekomunikasi diIndonesiamenjadi bertambah luas.

Perkembangan teknologipun berkembang pesat, mulai dari pesawat telepon manual ke otomatis, dan dari analog menjadi digital. Pada gilirannya perkembangan ini menuntut adanya pengaturan infrastruktur dan standarisasi peralatan. Tak lama kemudian masuklah teknologi mobile-telecommunication. Berkembanglah pemakaian handphone yang bardampak tumbuhnya usaha-usaha yang tidak hanya menyediakan layanan atau jejaring saja, melainkan juga membangun pabrik-pabrik dalam upaya pemenuhan kebutuhan akan kabel. Menarik untuk dicatat bahwa di era serbuan bisnis telekomunikasi itu, ternyata kaidah dan aturan bisnis professional tidak sepenuhnya diikuti.

Sementara itu faktor politik tampaknya justru mengambil peranan penting. Kala itu terjadi campur tangan bisnis dari “Keluarga Cendana” yang mengambil peranan sebagai mitra bisnis PT Telkom dan Indosat yang kemudian diikuti oleh krono-kroni mereka seperti Liem Sio Liong melalui “Sinar Mas”- nya dan lain-lain. Di era emas telekomunikasi itu, tumbuh dorongan kuat agar BankIndonesiamembuka pintunya lebar-lebar bagi pihak swasta asing. Bahkan mereka menginginkan adanya privatisasi Telkom dan Indosat dalam penyelenggaraannya. Dampak dari dorongan ini mencuatnya pandangan bahwa regulasi yang ada sudah tidak memadai lagi. Di sekitar tahun 1996, mulailah disusun rencana untuk meninjau kembali UU No. 3 tahun 1989.
Product adalah suatu modul yang digunakan dalam compiere sebagai modul yang berfungsi untuk menentukan barang atau suatu jasa yang anda jual atau beli dan memilki suatu harga. Dengan kata lain Product dalam compiere adalah suatu fitur yang digunakan untuk mengatur dan menentukan harga dari harga barang yang ingin anda jual atau beli. Ada berbagai macam product dalam compiere tepatnya ada 11 product, berikut adalah penjelasannya :

1. Product
Pada modul ini pengguna compiere dapat memasukan data tentang :
a. Name yang digunakan untuk memberikan nama barang.
b. Description untuk mendeskripsikan barang yang ingin di inputkan secara merinci.
c. Comment/Help digunakan untuk menjelaskan lebih rinci tentang barang tersebut.
d. Document Note menjelaskan barang yang ingin di inputkan tersebut.
e. Product Category digunakan untuk menentukan kategori produk yang akan di jual.
f. Tax Category digunakan untuk jenis kategori.
g. UOM digunakan untuk menentukan batas waktu suatu barang tersebut.
h. Produt Type berfungsi sebagai penentu tipe dari produk yang di jual.
i. Weight sebagai berat barang yang dijual.
j. Classification sebagai klasifikasi barang yang akan di jual.
k. Company Agent digunakan untuk menentukan agen yang ingin dikirimkan.
l. Revenue Recognition digunakan untuk jenis.
m. Mail Template untuk menentukan template surat / jenis surat.
n. Volume untuk isi dari barang .

2. Bill of Materials
Pada modul ini digunakan untuk melihat suatu tagihan terhadap material yang akan digunakan dalam pembentukan suatu produk yang didapatkan dari vendor yang berkerjasama.

3. Substitute
Modus ini digunakan untuk pengantian suatu barang yang sudah kadarluasa atau rusak baik itu yang berada pada pusat atau outlet.

4. Related
Modul related digunakan untuk menghubungkan persediaan barang yang tersedia baik di pusat atau di outlet atau penyalurnya.

5. Replenish
Modul Replenish digunakan untuk menambahkan jumlah stok barang yang sudah tidak tersedia di gudang atau toko.

6. Purchasing
Pada modul purchasing ini digunakan untuk pembelian suatu barang antara lain :
a. Client : untuk menentukan client
b. Product : nama produk
c. Business Partner : nama partner bisnis yang berkerja sama
d. Quality Rating : menentukan kualitas barang
e. Curency : mata uang yang digunakan
f. List Price : daftar harga produk
g. PO price : harga modal
h. UOM : menentukan batas waktu
i. Minimum Order Qty : minimum pemesanan barang yang dipesan
j. Cost per Order : Pembayaran barang per pemesanan

7. Business Partner
Modul ini berguna sebagai menyimpan nama pemasok atau supplyer dengan menentukan kode produk, kategori partner , dan rating dari kualitas produknya

8. Price
Modul ini digunakan untuk menentukan harga dari produk yang kita jual dengan menentukan daftar harga, standar harga, dan batas harga dari produk tersebut

9. Download
Modul Download ini berguna untuk membuat atau melampirkan link untuk mendownload gambar, video , dan deskripsi dari barang yang akan dijual agar kostumer mengerti tentang produk tersebut.

10. Accounting
Modul Accounting ini digunakan untuk mengatur tentang keuangan dari produk yang akan kita jual.

11. Transactions
Modul transaction ini digunakan untuk mencetak transaksi yang terjadi saat penjualan dan pembelian produk berlangsung.
Business Partner adalah sebuah entity dengan siapa kita melakukan bisnis atau transaksi. Business Partner memiliki rule seperti Customer, Vendor dan karyawan (orang – orang yang akan dibayar atau membayar dan membutuhkan data). Untuk mempunyai satu entity dengan jumlah lebih besar dari tiga khususnya yang menyulitkan, jika business partner mempunyai lebih dari satu pemakai maka untuk pembayaran yang mudah pelanggan atau customer mendapat faktur dengan kondisi potongan. Business Partner dimulai dengan membedakan antara penjual dan Purchase role. Apabila akan memasukkan atau mengambil produk kita harus mendefinisikan Vendor. Apabila ingin mengahsilkan Order maka harus mendefinisikan Customer.


Tab Business Partner pada Compiere terdiri dari Business Partner, Customer, Customer Accounting, Vendor, Vendor Accounting, Employee, Employee Accounting, Bank Account, Location, Contact (User), Interest Area dan Withholding. Semua tab – tab dalam business partner saling terintegrasi satu sama lain. Pembahasan pada Business Partner pada modul ini hanya pada tab Business Partner dan Customer.

Business Partner Tab mendefinisikan entity dengan siapa organisasi bertransaksi. Terdiri dari beberapa field yaitu client, Search Key, Greeting, Name, Name2, Description, Credit Status, Tax ID, D-U-N-S, NAISC/SIC, Business Partner Group, URL, Organization, Open Balance, Reference No, Rating dan Language.

Pemasukkan data dalam Business Partner dapat dilakukan pada saat terjadi penawaran baru atau perubahan data. Dapat juga melakukan pemasukkan data dalam window Sales Order. Langkah – langkah melihat seluruh transaksi dari Business Partner yang diinginkan:
1. Pilih “Business Partner Info” yang berada di bawah “Request “ dibawah “Partner Relation”.
2. Maka akan tampil Window Business Partner kemudian Klik pada toolbar icon Data/Grid.
3. Akan tampil Record dalam bentuk tabel, pilih salah satu record dalam hal ini misalkan SeedFarm.
4. Tampilan dari record SeedFarm akan tampil dengan jumlah Open Balance yaitu -2757 berupa $2757.
5. Lihat invoice yang membuat jumlah ini dengan memilih tab “Partner Invoices”.
6. Terlihat dalam tabel record yang menyebabkan total invoice $2757 dan hanya berasal dari SeedFarm.
7. Klik Tab Partner Payment, dapat dilihat tidak terdapat record.
8. Klik pada tab Partner Shipment, didalamnya hanya terdapat satu shipment .

Untuk perubahan data field dalam Business Partner melalui Sales Order langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. Buka Window Sales Order kemudian pilih field Business Partner.
2. Ketikkan nama sebagian atau lengkap jika mengetahui identitas record yang akan ditampilkan .
3. Ketikkan Joe Block pada field Business Partner, kemudian compiere secara automatis menampilkan field yang sesuai dengan pencariaan .
4. Untuk contoh Price List, Location dan Invoice Location .
5. Lakukan pencarian jika tidak mengetahui key data maka klik pada field.
6. Akan tampil window pencarian, kemudian pilih record yang akan di lihat dan tekan enter.
7. Setelah memasukkan seluruh kriteria tekan tombol “Refresh” 
8. Compiere akan menampilkan seluruh Business Partner yang sesuai dengan kriteria yang dicari.
9. Pilih Record dan tekan tombol OK.
10. Window search akan tertutup dan window sales order sudah baru atau update.

Selain Perubahan data kita juga dapat menambah data atau record Business Partner langsung dari tab Order. Langkah – langkah nya sebagai berikut:
1. Masuk kedalam Window Order dengan klik pada tab Order.
2. Klik kanan pada Business Partner Field dan pilih “New Record”
3. Tampil Business Partner Entry.
4. Masukkan beberapa filed yang diinginkan Misalkan pada Key “Johns Landscaping”, Name “John’s Landscaping” dan Contact “John Smith”.
5. Masukkan Alamat dalam field, setelah selesai memasukkan data alamat Klik tombol OK.
Manajemen data menurut DAMA (Demand Assigned Multiple Access), adalah pengembangan dan penerapan arsitektur, kebijakan, praktik, dan prosedur yang secara benar menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan. Didalam manajemen data telematika ini, di bagi-bagi menjadi 3 kategori, yaitu : 
1. Manajemen data sisi klien 
2. Manajemen data sisi server 
3. Manajemen data base sistem perangkat bergerak 

Telematika merupakan adopsi dari bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. 

Para praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology). Telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh, yang menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal balik, dengan sistem digital. 

Jadi, Manajemen data telematika merupakan prosedur yang menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan bantuan telematika. 

PENGERTIAN CLIENT-SERVER 
Client/Server dapat diartikan sebagai kemampuan komputer untuk meminta layanan request data kepada komputer lain. Setiap instance dari komputer yang meminta layanan disebut sebagai client, sedangkan setiap instance yang menyediakan layanan disebut sebagai server. Data yang diminta oleh client dapat diambil dari database pada sisi server yang sering disebut database server, seperi misalnya MySQL, PostgreSQL, Oracle, atau SQL Server.

KARAKTERISTIK CLIENT-SERVER 
Client dan Server merupakan item proses (logika) terpisah yang bekerja sama pada suatu jaringan komputer untuk mengerjakan suatu tugas: 
a. Service 
Menyediakan layanan terpisah yang berbeda. 

b. Shared resource 
Server dapat melayani beberapa client pada saat yang sama dan mengatur pengaksesan resource. 

c. Asymmetrical Protocol 
Antara client dan server merupakan hubungan one-to-many. Client memulai komunikasi dengan mengirim request ke server. Server menunggu permintaan dari client. Kondisi tersebut juga memungkinkan komunikasi callback. 

d. Transparency Location 
Proses server dapat ditempatkan pada mesin yang sama atau terpisah dengan proses client. Client/server akan menyembunyikan lokasi server dari client. 

e. Mix-and-match 
Tidak tergantung pada platform. 

f. Message-based-exchange 
Antara client dan server berkomunikasi dengan mekanisme pertukaran message. 

g. Encapsulation of service 
Message memberitahu server apa yang akan dikerjakan. 

h. Scalability 
Sistem C/S dapat dimekarkan baik vertical maupun horisontal. 

i. Integrity 
Kode dan data server diatur secara terpusat, sedangkan pada client tetap pada komputer tersendiri.

KEUNTUNGAN CLIENT-SERVER 
a. Client-server mampu menciptakan aturan dan kewajiban komputasi secara terdistribusi. 
b. Mudah dalam maintenance. Memungkinkan untuk mengganti, memperbaiki server tanpa mengganggu client. 
c. Semua data disimpan di server Server dapat mengkontrol akses terhadap resources, hanya yang memiliki autorisasi saja. 
d. Tempat penyimpanan terpusat, update data mudah. Pada peer-to-peer, update data sulit. 
e. Mendukung banyak clients berbeda dan kemampuan yang berbeda pula. 

KELEMAHAN CLIENT-SERVER 
a. Traffic congestion on the network, jika banyak client mengakses ke server secara simultan, maka server akan overload. 
b. Berbeda dengan P2P network, dimana bandwidthnya meningkat jika banyak client merequest. Karena bandwidth berasal dari semua komputer yang terkoneksi kepadanya. 
c. Pada client-server, ada kemungkinan server fail. 
d. Pada P2P networks, resources biasanya didistribusikan ke beberapa node sehingga masih ada node yang dapat meresponse request. 

ARSITEKTUR CLIENT-SERVER 
a. Menggunakan LAN untuk mendukung jaringan PC. 
b. Masing-masing PC memiliki penyimpan tersendiri. 
c. Berbagi hardware atau software. 

ARSITEKTUR FILE SERVER 
a. Model pertama Client/Server. 
b. Semua pemrosesan dilakukan pada sisi workstation. 
c. Satu atau beberapa server terhubungkan dalam jaringan. 
d. Server bertindak sebagai file server. 
e. File server bertindak sebagai pengelola file dan memungkinkan klien mengakses file tersebut. 
f. Setiap klien dilengkapi DBMS tersendiri. 
g. DBMS berinteraksi dengan data yang tersimpan dalam bentuk file pada server 
h. Aktivitas pada klien: 
· Meminta data 
· Meminta penguncian data 
i. Tanggapan dari klien: 
· Memberikan data 
· Mengunci data dan memberikan statusnya 

BATASAN FILE SERVER 
a. Beban jaringan tinggi karena tabel yang diminta akan diserahkan oleh file server ke klien melalui jaringan. 
b. Setiap klien harus memasang DBMS sehingga mengurangi memori. 
c. Klien harus mempunyai kemampuan proses tinggi untuk mendapatkan response time yang bagus. 
d. Salinan DBMS pada setiap klien harus menjaga integritas databasse yang dipakai secara bersama-sama dan tanggung jawab diserahkan kepada programmer 

ARSITEKTUR DATABASE SERVER 
a. Klien bertanggung jawab dalam mengelola antar muka pemakai (mencakup logika penyajian data, logika pemrosesan data, logika aturan bisnis). 
b. Database server bertanggung jawab pada penyimpana, pengaksesan, dan pemrosesan database. 
c. Database serverlah yang dituntut memiliki kemampuan pemrosesan yang tinggi. 
d. Beban jaringan menjadi berkurang. 
e. Otentikasi pemakai, pemeriksaan integrasi, pemeliharaan data dictionary dilakukan pada database server. 
f. Database server merupakan implementasi dari two-tier architecture 

APPLICATION ARCHITECTURES 
a. Two-tier architecture: Contoh – program klien menggunakan ODBC/JDBC untuk berkomunikasi dengan database. 
b. Three-tier architecture: Contoh aplikasi berbasis Web.

Jaringan WiFi adalah teknologi jaringan wireless (jaringan komunikasi yang tidak memerlukan kabel) yang saat ini banyak digunakan untuk membuat jaringan kecil hingga besar. Selain menggunakan WiFi, media yang dapat digunakan pada jaringan wireless ini diantaranya adalah Bluetooth, Infrared Data Association (IrDA) dan HomeRF.

Menurut wikipedia, pengertian WiFi yang merupakan singkatan dari Wireless Fidelity ini adalah sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g dan 802.11n yang mempunyai data rate up to 300Mbps (downlink) and 150Mbps (uplink).

Jaringan WiFi Ad hoc adalah mode jaringan WiFi yang memungkinkan dua atau lebih device (komputer atau router) untuk saling berkomunikasi satu sama lain secara langsung (dikenal dengan istilah peer to peer) tanpa melalui Central Wireless Router atau Acces Point (AP). Sedangkan jaringan WiFi yang menggunakan sebuah Acces Point Router untuk menghubungkan antara semua client dengan sumberdaya jaringan lainnya disebut jaringan WiFi mode Infrastructure.

Dalam artikel kali ini saya akan mencoba membuat sebuah jaringan WiFi Ad Hoc pada laptop yang menggunakan sistem operasi Windows 7. Caranya sangat mudah yaitu sebagai berikut:

1. Pastikan Driver Wireless pada komputer PC atau Laptop anda sudah terinstall dengan baik.



2. Setelah memastikan Driver Wireless terinstall. Periksa komputer sedang terhubung dengan perangkat lain atau tidak, bisa dilihat dibagian kanan bawah.

Pada gambar di atas menandakan bahwa komputer atau Notebook kita tidak terhubung pada jaringan apapun. Berikut adalah contoh lain bahwa komputer kita tidak terhubung pada jaringan.

atau

3. Setelah itu kita akan mengatur untuk membuat suatu jaringan dengan wireless dengan cara membuat server terlebih dahulu dengan mengklik Set up a new connection or network.

4. Setelah itu pilih menu Set up a wireless ad hoc (computer-to-computer) network, lalu klik Next.


5. Kemudian akan tampil gambar seperti di bawah ini, dan klik Next.


6. Kemudian tampil menu untuk mengatur nama wireless, jenis keamanan yang akan dipilih.
- No authentication (Open) : yang tidak memakai password ketika login.
- WEP (Wired Equivalent Privacy) : standar keamanannya masih lemah.
- WPA2-Personal : standar keamanannya lebih terjamin.


7. Jendela Set Up an Ad Hoc Network akan muncul menandakan jaringan siap digunakan.


8. Wireless sudah dapat dihubungkan dengan komputer lain dengan WiFi yang ada pada komputer lain dan icon akan berubah jika jaringan Ad Hoc yang telah dibuat tadi.



9. Pada jaringan yang tadi dibuat tidak terhubung pada internet, namun hanya jaringan local saja. Dibawah adalah tampilan bahwa komputer sudah terhubung.

10. Selanjutnya cek jaringan yang terhubung dengan menggunakan Command Prompt dengan cara tekan tombol Windows + R pada keyboard dan ketik cmd.



11. Setelah itu kita cek hubungan WiFi dengan cara mengetikan ipconfig untuk cek NIC yang terhubung pada jaringan.


12. Setelah itu cek pada komputer yang terhubung, dengan perintah yang sama untuk melihat IP Address yang telah ditetapkan secara otomatis. 


13. Kemudian tes hubungan antara komputer dengan melakukan perintah PING “ip komputer lain yang terhubung”.


14. Jika sudah tampil seperti gambar di atas maka komputer sudah terhubung dan selanjutnya akan share data.


15. Kemudian masuk ke dalam komputer yang terhubung dengan mengklik komputer yang sudah terhubung dan melihat folder apa saja yang dishare pada komputer yang terhubung.


Di Windows 8 ada fitur yang namana Add Features to Windows 8, fitur ini pengganti Anytime Upgrade yang dulunya ada di Windows 7. Mungkin lain kali saya akan coba berikan ulasan yang berkaitan dengan Anytime Upgrade karena saya yakin sebagian besar pembaca FnC masih setia dengan Windows 7. Tapi kali ini pengguna Windwos 8 lebih beruntung karena kita akan membahas cara mengggunakan Add Features to Windows 8 terlebih dahulu.
Untuk melakukan penambahan fitur tentunya Anda harus sudah mempunyai kode lisensi fitur baru yang hendak ditambahkan, atau paling tidak Anda sudah siap untuk membeli via online. Kedua kondisi tersebut bisa diterapkan di tutorial ini, ayo kita coba lihat.

1. Jalankan Pencarian setting atau setting search dengan menekan tombol Windows + R, kemudian ketikkan add features dan klik menu Add features to Windows 8 yang muncul di panel sebelah kiri (nomor 3 gambar di bawah ini). 

2. Kemudian akan ada dua pilihan yang dapat Anda pilih, ini saya sebutkan dua kondisi di atas tadi. Jika Anda sudah memiliki kode lisensi fitur yang akan ditambahkan maka klik I already have a product key, tetapi jika belum namun Anda siap untuk membeli online maka pilihannya adalah I wanto to buy a product key online. 

3. Sekarang kita anggap saja Anda sudah memiliki kode lisensi fitur baru yang akan ditambahkan, maka klik I already have a product key dari menu di atas kemudian masukkan kode lisensinya dan klik Next. 

4. Nah jika belum punya kode lisensi maka klik I want to buy product key online dan pilih fitur yang ingin ditambahkan kemudian selesaikan proses pembelian hingga Anda diminta untuk memulai proses instalasi. 

5. Centang kotak I accept the license terms dan klik tombol Add features. 

6. Setelah proses instalasi selesai, maka Anda akan melihat pemberitahuan seperti gambar berikut ini: 

Ada banyak fitur baru yang bisa Anda tambahkan ke Windows 8, namun sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jangan sampai fitur yang sudah dibeli justru digunakan. Selamat searching dan silahkan dicoba.